Pages

Senin, 01 September 2014

SEJARAH DESA KARANGSAMBUNG

DESA KARANGSAMBUNG

Desa Karangsambung merupakan desa tertua di antara tujuh desa di wilayah Kec. Kadipaten. Beberapa desa seperti Desa Liangjulang, Kadipaten (Jatiraga), Babakan Anyar dan Desa Pagandon dahulu berada di bawah pemerintahan Demang Karangsambung.
Nama Karangsambung lebih bernilai historis bila dibanding dengan nama Kadipaten, nilai historis Karangsambung terkait dengan pasukan Mataram yang ngababak-babak hutan lalu menjadi cikal bakal desa ini.
Menurut sumber sejarah, pasukan Mataram membuka lahan hutan menjadi pemukiman akibat rasa takutnya terhadap raja Mataram, Sultan Agung. Raja Mataram mengancam akan membunuh pasukannya jika perang dari Batavia tanpa membawa kemenangan. *)
Pasukan Mataram pada saat itu berada pada posisi yang delamatis. Di pihak lawan yang merupakan tentara-tentara kompeni Belanda terus mengejar meraka dengan persenjataan lengkap, jika memaksakan pulang ke Mataram sudah pasti ancaman sang raja menjadi kenyataan.
Akhirnya merea memutuskan untuk menetap di hutan belantara agar tidak terdeteksi oleh tentara Belanda. Lambat laun mereka membabak hutan.
Pasukan-pasukan Mataram akhirnya memutuskan untuk tidak kembali ke Mataram untuk selamanya, mereka hidup di hutan itu dengan menyimpan rasa takutnya.
Komunitas pasukan Mataram lambat laun melahirkan generasi-generasi baru mereka dari hasil pernikahan silang dengan di penduduk di luar hutan. Oleh karena polulasi mereka bertambah maka pemukiman tersebut menjadi kampung.
Para pasukan Mataram memiliki dasar keilmuan yang lumayan tinggi terutama ilmu agama Islam. Mereka ikut menyebarkan agama Islam. Pemeluk Islam pertama kali di daerah ini adalah Mbah Buyut Bungsu yang kelak bernama Mbah Buyut Sawala 1). Mbah Buyut kelak menjadi tokoh agama yang sangat disegani, menyebarkan ajaran Islam dengan basisnya di Cipaku, yang kini merupakan komplek makam kramat Buyut Sawala.
Masjid pertama dalam sejaran Islam di daerah ini adalah Masjid Darussalam. Di masjid ini terdapat benda-benda sejarah berupa alat-alat perang pada saat tentara/pasukan mataram bertempur melawan kompeni (V.O.C.), antara lain keris dan tombak.
Benda-benda ini menjadi benda pusaka yang tidak sembarang orang bisa melihatnya, ada waktu-waktu tertentu untuk bisa melihat benda pusaka ini. Misalnya pada saat bulan Mulud dalam tahun Islam.
Di Masjid Darussalam juga terdapat kuris kesaksian. Setiap orang yang sedang dalam perkara, pada jaman dulu selalu digiring duduk untuk memberikan sumpah di atas kursi kesaksian tersebut. Jika berbohong maka pantatnya tidak akan bisa lepas dari kursi. Menyatu dengan kursi seperti dilem dengan bahan perekat kuat. Jika keterangannya benar, maka ia bisa berdiri dan beranjak seperti biasa.
Nama Desa Karangsambung juga memiliki keterikatan dengan Masjid Darussalam. Masjid ini dibangun dengan elemen batu karang, termasuk material penyangga mesjid.
Komponen tiangnya dibuat dari potongan batu karang, dihubungkan dengan cara menyambung batu karang hingga membentuk tiang. Metode penyambungannya tidak terungkap dengan jelas.
Proses penyambungan batu karang tersebut membuat warga desa itu berpecak kagum hingga tersiar ke beberapa desa lainnya. Istilah karangsambung pun lahir, menandai desa dengan masjidnya yang khas.
Ex pasukan-pasukan Mataram yang dikenal memiliki wawasan tinggi "melahirkan" keturunannya yang cerdas. Mereka mampu menguasai daerah Liangjulang, Jatiraga, Pagandon, dan Babakan Simon.
Keturunan Mataram yang paling berpengaruh adalah Demang Karangsambung, nama aslinya tidak ada dalam catatan sejarah Kadipaten.
Demang Karangsambung tampil sebagai penguasa tunggal, ia melakukan ekspansi kekuasan ke daerah Dawuan, Jatiwangi dan Palasah.
Kebijakan-kebijakan politik pada saat itu bergantung pada sang demang. Maka yang terjadi adalah sistem pemerintahan demang tampak otoriter, kekuasaannya lebih mirip dengan kekuasaan raja. Hal itu tampak dari pola hidup masyarakat Kademangan Karangsambung yang harus membayarkan upeti kepada demang.
Upeti itu bisa berupa hasil pertanian seperti padi, palawija dan barang-barang lainnya. Upeti tersebut langsung dibayarkan oleh masyarakat tanpa melalui perantara, mereka berbondong-bondong menyerahkan hasil pertaniannya untuk kepentingan demang.
Akan tetapi pembayaran upeti kepada demang tidak menimbulkan antipati. Sebaliknya figur demang menjadi tokoh panutan, dihormati dan dianggap sebagai tokoh yang bertindak sebagai penguasa negeri.
Setelah kademangan Karangsambung mengalami regenerasi kepemimpinan, timbul pergolakan yang dipicu oleh perebutan wilayah. Karangsambung dihadapkan pada perlawanan Bantarjati yang berkuasa atas wilayah Kertajati, Jatitujuh dan Cibenda.
Diriwayatkan antara Bantarjati dan Karangsambung terjadi class fisik. Akan tetapi tidak disebutkan pihak mana yang memenangkan perang dua kubu tersebut.
Pada abad 18, Karangsambung tetap menjadi pusat permukiman penduduk. Kegiatan bisnis dan perdagangan sehari-hari berlangsung di Pasanggrahan. Sebelum jalan Anyer - Panarukan dibangun, pelabuhan sungai di Pasanggrahan merupakan terminal lalu lintas yang paling utama.
Masa kejayaan kota Pasanggrahan (sekarang : Babakan Anyar) berlangsung setelah dibangunnya pabrik gula Kadhipaten tahun 1868 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Arus barang diangkut dengan gotrok atau darengsin. Gotrok adalah sejenis lori.
Gula yang sudah dikemas lalu diangkut dari pabrik gula di Omas-Liangjulang menyebrang jalan Kadipaten - Majalengka melalui book (Buk) rel. Jalur rel Lori ada 3 arah. Rel ke-1 ke arah pelabuhan pasanggrahan menyebrang sungai Cilutung ke perbatasan Sumedang, jalur ke-2 melalui perempatan lampu merah ke arah timur menuju pabrik gula Jatiwangi.
Jalur ke-2 melintasi kawasan Cipaku menyisir pinggiran jalan raya Kadipaten, Dawuan, dan Jatiwangi, dan jalur ke-3 tembus ke pabrik gula Jatitujuh.
Karangsambung pernah menjadi tonggak sejarah manakala H. Agus Salim, H.O.S. Cokroaminoto, Katosuwiryo, H. Mansyur dan Mualim Badjuri sempat merasakan tinggal sementara di Karangsambung. Mereka adalah tokoh nasional pada zamannya. Hal ini berdasar pada keterangan Kuwu Hanim yang mengetahui sebagian data sejarah Karangsambung.
Saat ini Karangsambung hanya terdiri atas tujuh blok atau kampung, yaitu Blok Ahad, Blok Senen, Blok Jum'ah, Blok Saptu, Kampung Dukuh Bitung, Dukuh warung Barat, dan Leuweung Bata.
Penduduk Desa Karangsambung berjumlah 7.960 jiwa. Sebagian besar berada di Dukuhwarung Barat dan Dukuhbitung. Dukuhwarung Barat dan Dukuhbitung terbelah sungai irigasi Cihaliwung.
Tokoh-tokoh Karangsambung dari awal revolusi fisik adalah Rewah, Wahab, Sabur, Tirta, Jamil, Dawuh, Olik, Dadang, Tonton, Narga dan Bayong.
Tokoh Karangsambung terakhir adalah Kuwu Hanim yang merupakan ayah penulis terkenal Hikmat Gumelar. Kuwu Hanim adalah satu dari tiga kuwu Majalengka terbaik di bidang ketaatan Pajak Bumi dan Bangunan, besan dari Letjend. (Purn) Makmun Rasyid ini mendapatkan kehormatan memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat untuk hadir dalam sebuah acara di Bandung.

karangsambung

KARANGSAMBUNG

Karangsambung
adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
Di Kecamatan Karangsambung terdapat Lokasi Cagar Alam Geologi Nasional yang dikelola oleh Balai Informasi Dan Konservasi Kebumian Karangsambung-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Cagar Alam Geologi Nasional-Karangsambung merupakan laboratorium alam untuk mempelajari geologi pada khususnya dan kebumian pada umumnya. Terdapat berbagai batuan yang berumur antara 125 - 65 juta tahun yang lalu. Pada zaman tersebut kawasan Karangsambung merupakan dasar samudera. Akibat tumbukan antara tiga lempeng bumi, maka kawasan Karangsambung sekarang terangkat ke permukaan.

Cagar Alam Nasional Geowisata Karangsambung

sample
  • image icon
  • image icon
  • image icon
  • image icon
  • image icon
  • image icon
Kabupaten Kebumen nampaknya sudah digariskan sebagai daerah yang amat kaya akan potensi alam yang sangat potensial sebagai tujuan wisata. Kita sebut saja satu per satu, obyek wisata seperti Goa Jatijajar, Goa Petruk, Pantai Logending, Pantai Petanahan, Pantai Karangbolong, Pemandian Air Panas Krakal serta beberapa obyek lainnya, Geologi/Batuan Karangsambung ini. Karena itu, tak mengherankan bila ada yang menyebut berwisata ke Kebumen merupakan jenis wisata alam (nature Tourism).

Berwisata ke Karangsambung, belum dikata merupakan suatu bentuk wisata yang khas, berbeda dengan berwisata ke obyek-obyek yang lain, karena lebih condong bersifat wisata ilmiah. Atau lebih khusus lagi, dikenal sebagai wisata ilmiah (geo wisata). Bagaimana sebenarnya bentuk wisata ke obyek yang satu ini, mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan sedikit informasi tentang hal itu.

Apakah anda ingin melihat dan ingin tahu seperti apa wujud batuan dasar samudera, batuan dasar Pulau Jawa yang terangkat, bekas-bekas tumbukan, aneka cindera mata dari batu mulia beserta penjelasan ilmiahnya. Itulah antara lain tawaran simpatik yang disodorkan oleh obyek wisata ini. Saran kami, jangan sia-siakan begitu saja penawaran itu, segera kita langkahkan kaki kita ke sana. Sebab, dalam kenyataannya para wisatawan manca begitu antusias untuk mengenal dari dekat 'taman batuan alam' yang konon merupakan taman geologi yang terlengkap di Asia Pasifik. Jadi, apakah kita harus kalah dalam semangat 'ingin tahu' dengan bangsa manca terhadap kekayaan milik kita sendiri.

Sebagai gambaran bagi anda, di Karangsambung kita akan mendapat penjelasan tentang keunikan Karangsambung, melihat contoh batuan, proses pembuatan kerajinan batu mulia dan hasilnya yang siap dijual preparasi batuan dan analisa/uji mutu serta pemaduan ke beberapa lokasi batuan yang sangat penting bagi dunia ilmu pengetahuan yang tersingkap di lapangan.

pengertian flowchart dan contohnya

flowchart

Contoh Flowchart Dalam kehidupan sehari hari 



Contoh 1 Kepengurusan Pembuatan KTP 
Contoh 2 Struktur percabangan untuk masalah batasan umur.
Sebuah aturan untuk menonton sebuah film tertentu adalah sebagai berikut, jika usia penonton lebih dari 17 tahun maka penonton diperbolehkan dan apabila kurang dari 17 tahun maka penonton tidak diperbolehkan nonton. Buatlah flowchart untuk permasalahan tersebut.

Penyelesaian:
Permasalahan diatas merupakan ciri permasalahan yang menggunakan struktur percabangan. Hal ini ditandai dengan adanya pernyataan jika .. maka ...(atau If ... Then dalam Bahasa Inggris. Flowchart penyelesaian masalah tampak pada Gambar 5.9. Pada gambar tersebut, tampak penggunaan simbol Decision. Pada simbol ini terjadi
pemeriksaan kondisi, yaitu apakah usia lebih dari 17 tahun atau tidak. Jika jawaban ya maka program akan menghasilkan keluaran teks “Silahkan Menonton”, sedangkan jika input usia kurang dari 17 tahun maka program akan menghasilkan keluaran teks “Anda Tidak Boleh Menonton”.

Contoh 3
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak pernah lepas dengan adanya flowchart. Flowchart adalah representasi grafik dari langkah-langkah yang harus diikuti dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang terdiri atas sekumpulan simbol, dimana masing-masing simbol merepresentasikan suatu kegiatan tertentu. Flowchart diawali dengan penerimaan input, pemrosesan input, dan diakhiri dengan penampilan output . Begitu pula dalam kehidupan sehari hari. Misalnya dalam membuat kopi. Berikut ini contoh flowchart dalam membuat kopi. 
  • Berikut adalah algoritma dari membuat   kopi.
  • Ambil sebuah gelas atau lebih.

  • Masukan kopi kedalam gelas.

  • Masukan gula kedalam gelas.

  • Tuangkan air kedalam gelas.

  • Diaduk hingga merata.

  • Dicoba / dicicip rasanya.

  • Jika terlalu manis maka tambahkan air.
  •  
  • Jika terlalu manis maka tambahkan gula.

  • Jika rasanya sudah pas maka segelas kopi manis telah siap dihidangkan
  • Selesai

pengertian flowchart

Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.
Pengenalan Flowchart
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.
Simbol-simbol flowchart
Flowchart disusun dengan simbol-simbol. Simbol ini dipakai sebagai alat bantu menggambarkan proses di dalam program. Simbol-simbol yang dipakai antara lain :
Flow Direction symbol
Yaitu simbol yang digunakan untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain. Simbol ini disebut juga connecting line.
Terminator Symbol
Yaitu simbol untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan
Connector Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses dalam lembar / halaman yang sama.
Connector Symbol
Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses pada lembar / halaman yang berbeda.
Processing Symbol
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer
Simbol Manual Operation
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh komputer
Simbol Decision
Simbol pemilihan proses berdasarkan kondisi yang ada.
Simbol Input-Output
Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya
Simbol Manual Input
Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard
Simbol Preparation
Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage.
Simbol Predefine Proses
Simbol untuk pelaksanaan suatu bagian (sub-program)/prosedure
Simbol Display
Simbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya.
Simbol disk and On-line Storage
Simbol yang menyatakan input yang berasal dari disk atau disimpan ke disk.
Kaidah-kaidah pembuatan Flowchart
Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu;
  1. Input berupa bahan mentah
  2. Proses pengolahan
  3. Output berupa bahan jadi.
Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu;
  • START: berisi instruksi untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum menangani  pemecahan masalah.
  • READ: berisi instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
  • PROCESS: berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
  • WRITE: berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
  • END: mengakhiri kegiatan pengolahan
Gambar berikut memperlihatkan flowchart dari kegiatan dasar diatas.
Dari gambar flowchart di atas terlihat bahwa suatu flowchart harus terdapat proses persiapan dan proses akhir. Dan yang menjadi topik dalam pembahasan ini adalah tahap proses. Karena kegiatan ini banyak mengandung variasi sesuai dengan kompleksitas masalah yang akan dipecahkan. Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran yaitu:
  • Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
  • Penggambaran flowchart yang simetris dengan arah yang jelas.
  • Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.