Apa itu cahaya?
Cahaya
merupakan gelombang elektromagnetis yang di terima oleh indera pengelihatan ( mata
) yang kemudian di teruskan ke otakyang akan merespon, menanggapi cahaya
tersebut. Sederhananya, tanpa cahaya maka benda tidak akan kelihatan. Atas dasar
itulah, produksi film dan video memerlukan cahaya agar subjek bisa terlihat.
Shoting
adalah melukis dengan cahaya. Unsur cahaya berarti sangat penting dalam
pembuatan film maupun acara televisi. Cahaya tidak selalu berurusan dengan
lampu. Ada cahaya lain selain dari sumber lampu. Secara sederhana ada dua jenis
sumber pencahayaan, yakni pencahayaan alami ( natural ) dan pencahayaan buatan
( artifical ).
Fungsi cahaya
·
Menyinari obyek atau subyek
·
Menciptakan gambar yang artistik
·
Menghilangkan bayangan yang tidak perlu
·
Membuat efek khusus
Teknik
pencahayaan
·
Three points lighting
Ini sudah menjadi
rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film dan
foto.
·
Key light
·
Fill light
·
Back light
Tiga
poin penting teknik pencahayaan
1.
Key
light adalah pencahayaan utama yang diarahkan pada obyek.
Keylight merupakan sumber
pencahayaan paling dominan. Biasanya key light lebih terang di bandingkan
dengan fill light. Dalam desain 3 poin pencahayaan. Key light ditempatkan pada
sudut 45 derajat diatas subjek.
2.
Fill
light merupakan pencahayaan pengisi, biasanya digunakan untuk
menghilangkan bayangan objek yang disebabkan oleh key light. Fill light di
tempatkan bersebrangan dengan subjek yang mempunyai jarak yang sama dengan key
light. Intensitas pencahayaan fill light biasanya setengah key light.
3.
Back
light pencahayaan dari arah belakang onjek, berfungsi untuk
memberikan dimensi agar subjek tidak “ menyatu “ dengan latar belakang.
Pencahayaan ini di letakkan 45derajat di belakang subjek. Intensitas
pencahayaan back light sangat tergantung dari pencahayaan key light dan fill light,
dan tentu saja tergantung pada subjeknya. Misalnya back light untuk orang
berambut pirang akan sedikit berbeda dengan pencahayaan untuk orang dengan
berambut hitam.
·
Bacground
light dimaksudkan agar setting tetap bisa kelihatan dengan
baik.
Sifat
cahaya
1.
Hard
light
Adalah cahaya yang memiliki sifat
keras dan contohnya apa yang kita lihat cahaya matahari saat siang hari. Ini
datang langsung dari satu sumber cahaya. Karena berasal dari satu sumber cahaya
maka cahaya ini menimbulkan banyak bayangan yang pekat.
2.
Soft
light
Adalah cahaya yang memiliki sifat
halus atau lembut. Yang biasanya dapat kita lihat di daerah - daerah pertokoan
dengan menggunakan lampu pijar atau TL. Dan sifatnya menyebar dan mengurangi
bayangan subjek.
·
Cara
membuat soft light
-
Memberikan filter didepan cahaya yang
keras.
-
Memantulkan dengan bantuan reflektor.
Lighting adalah penataan peralatan
pencahayaan, dalam hal ini adalah untuk untuk menerangi panggung untuk
mendukung sebuah pementasan. Sebab, tanpa adanya cahaya, maka pementasan tidak
akan terlihat. Secara umum itulah fungsi dari tata cahaya. Dalam
pemotretan, lighting terbagi menjadi dua yaitu:
a) Lighting
sebagai penerangan. Yaitu fungsi lighting yang hanya sebatas menerangi panggung
beserta unsur-unsurnya serta pementasan dapat terlihat.
b) Lighting
sebagai pencahayaan. Yaitu fungsi lighting sebagai unsur artisitik angle
(gambar). Yang satu ini, bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana
sesuai dengan tuntutan poto.
b. Unsur-unsur
dalam lighting.
Dalam
tata cahaya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan, antara lain :
1) Tersedianya
peralatan dan perlengkapan. Yaitu tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan
beberapa peralatan yang berhubungan dengan lighting dan listrik. Tidak
ada standard yang pasti seberapa banyak perlengkapan tersebut, semuanya
bergantung dari kebutuhan naskah yang akan dipentaskan.
2)
Tata letak dan titik fokus. Tata
letak adalah penempatan lampu sedangkan titik fokus adalah daerah jatuhnya
cahaya. Pada umumnya, penempatan lampu dalam pementasan adalah di atas dan dari
arah depan panggung, sehingga titik fokus tepat berada di daerah panggung.
Dalam teorinya, sudut penempatan dan titk fokus yang paling efektif adalah 450
di atas panggung. Namun semuanya itu sekali lagi bergantung dari
kebutuhan naskah. Teori lain mengatakan idealnya, lighiting dalam sebuah
pementasan (apapun jenis pementasan itu) tatacahaya harus menerangi setiap
bagian dari panggung, yaitu dari arah depan, dan belakang, atas dan bawah, kiri
dan kanan, serta bagian tengah.
3)
Keseimbangan warna. Maksudnya adalah
keserasian penggunaan warna cahaya yang dibutuhkan. Hal ini berarti, lightingman
harus memiliki pengetahuan tentang warna.
4)
Penguasaan alat dan perlengkapan.
Artinya lightingman harus memiliki pemahaman mengenai sifat karakter
cahaya dari perlengkapan tata cahaya. Tata cahaya sangat berhubungan dengan
listrik, maka anda harus berhati-hati jika sedang bertugas menjadi light
setter atau penata cahaya.
c. Efek
Dari lampu lighting
Salah satu komponen dari peralatan tata cahaya yang
akhir-akhir ini sering dipergunakan adalah lampu efek yang terbagi dalam 2
(dua) jenis, yaitu scanner dan moving light. Sama seperti peralatan tata cahaya
yang lain, berbagai merek lampu efek dapat kita jumpai di pasaran. Kapasitas
bohlam biasanya lebih bervariasi, seperti mulai dari kapasitas 250 Watt, 575
Watt, 1200 Watt, bahkan yang terbaru ada yang berkapasitas 1500 Watt dan 2000
Watt.