Pages

Selasa, 17 November 2015

kolektif dalam tata cahaya

Apa itu cahaya?
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetis yang di terima oleh indera pengelihatan ( mata ) yang kemudian di teruskan ke otakyang akan merespon, menanggapi cahaya tersebut. Sederhananya, tanpa cahaya maka benda tidak akan kelihatan. Atas dasar itulah, produksi film dan video memerlukan cahaya agar subjek bisa terlihat.
Shoting adalah melukis dengan cahaya. Unsur cahaya berarti sangat penting dalam pembuatan film maupun acara televisi. Cahaya tidak selalu berurusan dengan lampu. Ada cahaya lain selain dari sumber lampu. Secara sederhana ada dua jenis sumber pencahayaan, yakni pencahayaan alami ( natural ) dan pencahayaan buatan ( artifical ).
Fungsi cahaya
·         Menyinari obyek atau subyek
·         Menciptakan gambar yang artistik
·         Menghilangkan bayangan yang tidak perlu
·         Membuat efek khusus
Teknik pencahayaan
·            Three points  lighting
Ini sudah menjadi rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film dan foto.
·            Key light
·            Fill light
·            Back light
Tiga poin penting teknik pencahayaan
1.             Key light adalah pencahayaan utama yang diarahkan pada obyek. Keylight      merupakan sumber pencahayaan paling dominan. Biasanya key light lebih terang di bandingkan dengan fill light. Dalam desain 3 poin pencahayaan. Key light ditempatkan pada sudut 45 derajat diatas subjek.
2.             Fill light merupakan pencahayaan pengisi, biasanya digunakan untuk menghilangkan bayangan objek yang disebabkan oleh key light. Fill light di tempatkan bersebrangan dengan subjek yang mempunyai jarak yang sama dengan key light. Intensitas pencahayaan fill light biasanya setengah key light.
3.             Back light pencahayaan dari arah belakang onjek, berfungsi untuk memberikan dimensi agar subjek tidak “ menyatu “ dengan latar belakang. Pencahayaan ini di letakkan 45derajat di belakang subjek. Intensitas pencahayaan back light sangat tergantung dari pencahayaan key light dan fill light, dan tentu saja tergantung pada subjeknya. Misalnya back light untuk orang berambut pirang akan sedikit berbeda dengan pencahayaan untuk orang dengan berambut hitam.
·      Bacground light dimaksudkan agar setting tetap bisa kelihatan dengan baik.
Sifat cahaya
1.      Hard light
Adalah cahaya yang memiliki sifat keras dan contohnya apa yang kita lihat cahaya matahari saat siang hari. Ini datang langsung dari satu sumber cahaya. Karena berasal dari satu sumber cahaya maka cahaya ini menimbulkan banyak bayangan yang pekat.
2.      Soft light
Adalah cahaya yang memiliki sifat halus atau lembut. Yang biasanya dapat kita lihat di daerah - daerah pertokoan dengan menggunakan lampu pijar atau TL. Dan sifatnya menyebar dan mengurangi bayangan subjek.
·           Cara membuat soft light
-          Memberikan filter didepan cahaya yang keras.
-          Memantulkan dengan bantuan reflektor.

Lighting adalah penataan peralatan pencahayaan, dalam hal ini adalah untuk untuk menerangi panggung untuk mendukung sebuah pementasan. Sebab, tanpa adanya cahaya, maka pementasan tidak akan terlihat.  Secara umum itulah fungsi dari tata cahaya. Dalam pemotretan, lighting terbagi menjadi dua yaitu:
a)     Lighting sebagai penerangan. Yaitu fungsi lighting yang hanya sebatas menerangi panggung beserta unsur-unsurnya serta pementasan dapat terlihat.
b)     Lighting sebagai pencahayaan. Yaitu fungsi lighting sebagai unsur artisitik angle (gambar). Yang satu ini, bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana sesuai dengan tuntutan poto.
b.      Unsur-unsur dalam lighting.
     Dalam tata cahaya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan, antara lain :
1)  Tersedianya peralatan dan perlengkapan. Yaitu tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan beberapa peralatan yang berhubungan dengan lighting dan listrik. Tidak ada standard yang pasti seberapa banyak perlengkapan tersebut, semuanya bergantung dari kebutuhan naskah yang akan dipentaskan.
2)  Tata letak dan titik fokus. Tata letak adalah penempatan lampu sedangkan titik fokus adalah daerah jatuhnya cahaya. Pada umumnya, penempatan lampu dalam pementasan adalah di atas dan dari arah depan panggung, sehingga titik fokus tepat berada di daerah panggung. Dalam teorinya, sudut penempatan dan titk fokus yang paling efektif adalah 450 di atas panggung. Namun semuanya itu sekali lagi bergantung dari kebutuhan naskah. Teori lain mengatakan idealnya, lighiting dalam sebuah pementasan (apapun jenis pementasan itu) tatacahaya harus menerangi setiap bagian dari panggung, yaitu dari arah depan, dan belakang, atas dan bawah, kiri dan kanan, serta bagian tengah.
3)  Keseimbangan warna. Maksudnya adalah keserasian penggunaan warna cahaya yang dibutuhkan. Hal ini berarti, lightingman harus memiliki pengetahuan tentang warna.
4)  Penguasaan alat dan perlengkapan. Artinya lightingman harus memiliki pemahaman mengenai sifat karakter cahaya dari perlengkapan tata cahaya. Tata cahaya sangat berhubungan dengan listrik, maka anda harus berhati-hati jika sedang bertugas menjadi light setter atau penata cahaya.
c.      Efek Dari lampu lighting
Salah satu komponen dari peralatan tata cahaya yang akhir-akhir ini sering dipergunakan adalah lampu efek yang terbagi dalam 2 (dua) jenis, yaitu scanner dan moving light. Sama seperti peralatan tata cahaya yang lain, berbagai merek lampu efek dapat kita jumpai di pasaran. Kapasitas bohlam biasanya lebih bervariasi, seperti mulai dari kapasitas 250 Watt, 575 Watt, 1200 Watt, bahkan yang terbaru ada yang berkapasitas 1500 Watt dan 2000 Watt.